Archive for January, 2010

Fenomena Lia Aminuddin Ekstrimitas Spiritual yang Menyimpang

Lia Aminudin dengan Edennya, hanyalah sepenggal dari perjalanan sejarah spiritual dalam dunia Islam. Barangkali banyak Lia Aminudin yang lain, yang gerakan, proses, organisasi, sistematisasi yang berbeda-beda, yang mengataskan “Wahyu”, mengatasnamakan sakralisme, missi kesucian, dan bahkan Mahdiisme. Padahal gerakan dan latar belakangnya, tidak jauh dari sebuah gerakan metafisikal, kebatinan, dan hampir-hampir menyerupai keparanormalan.

Banyak model dan kemiripan atas nama spiritualisme, bahkan atas nama Sufisme yang berkembang, tetapi justru lebih banyak yang menyesatkan, hanya karena kemiripan, keserupaan. Tetapi hakikatnya tidak sama dengan ajaran dan kebenaran yang hakiki.

Sebagaimana dalam sejarah perkembangan tasawuf dan thariqat, ada saja, sempalan-sempalan tasawuf dan thariqat yang jauh dari ajaran kaum Sufi, lalu mengklaim dirinya sebagai kebenaran yang dijanjikan. Akhirnya mereka yang anti tasawuf pun membuat analisa gradual, tidak karuan, menuduh bahwa Tasawuf tidak lebih dari ajaran yang menyimpang tersebut.

Khalwatlah yang Benar

dari Pengajian Syeikh Abdul Qadir al-Jilany

Ya Allah, berilah kami rizki mencintaiMu dengan ampunan dan kesejahteraan….Bagian rizkimu, oleh Allah sudah dititipkan di dunia sampai waktu tertentu, tanpa bisa dihalangi oleh siapapun, ketika Dia menyerahklan kepadamu. Ini bisa menjadi bahan tertawaan, jika belum waktunya diserahkan, lalu engkau paksa untuk engkau raih, tanpa izin dari Allah Azza wa-Jalla.

Wahai kaumku, bila engkau berpaling dari pintu dunia dan menghadap pada pintu Allah Azza wa-Jalla pasti bisa anda lakukan, dan carilah kecerdasan dari Allah Azza wa-Jalla.

Bila kau hadapkan dunia ini pada para Wali Allah, mereka akan berkata pada dunia itu, “Lewatlah, pergilah, karena kami benar-benar sudah tahu siapa anda, karena itu jangan menguji kami dengan dunia itu.

Kenapa Disebut Kaum Sufi?

dari Pengajian Syeikh Abu Nashr as-Sarraj

Syekh Abu Nashr as Sarraj – rahimahullah berkata: Jika ada seseorang bertanya, “Para ahli Hadis telah dinisbatkan pada kelimuannya yaitu Hadis, para ahli fiqih dinisbatkan pada fiqih. Lalu kenapa Anda (sufi, red) tidak menisbatkannya pada kondisi spiritual atau keilmuan tertentu.

Mengapa Anda tidak menisbatkan mereka pada kondisi spiritual tertentu, sebagaimana Anda menisbatkan zuhud pada mereka yang ahli zuhud (az-Zuhhad) atau tawakal pada orang-orang yang bertawakal (al-Mutawakkilin) atau sabar untuk mereka yang bersabar (ash-shabirin)?”

Maka jawabannya adalah, karena kaum Sufi tidak mengkhususkan diri pada disiplin ilmu tertentu. Mereka juga tidak memiliki ciri-ciri tertentu dari ciri-ciri kondisi dan kedudukan spiritual. Sebab mereka merupakan tambang semua ilmu dan tempat berlabuh semua kondisi spiritual yang terpuji, akhlak yang mulia, baik mereka yang sudah berangkat lebih awal atau mereka yang baru memulai.

Keluarkan Dirimu dari Hatimu

dari Syeikh Abdul Qadir al-Jilany

Anda jangan ragu dengan rizki anda, sebab rizki yang mencarimu itu lebih penting daripada kamu mencarinya. Jika anda meraih rizki hari ini, tinggalkan berambisi untuk rizki besok pagi. Seperti ketika engkau melewati sore, anda juga tidak tahu apakah rizki itu akan datang atau tidak dengan kesibukanmu.

Kalau anda mengenal Allah, pasti anda lebih sibuk dengan Allah Azza wa-Jalla dibanding memburu rizki, sebab KharismaNya akan menghalangi perburuan anda. Karena orang yang mengenal Allah, lisannya akan terbungkam.

Orang ‘arif akan terus membisu di hadapan Allah, sampai datang perintah Ilahi untuk terjun ke wilayah mashlahat publik. Jika Allah memerintahkan si arif ke publik, akan hilang kebisuan lisannya, dan hilang pula keterasingannya dengan ragam masyarakat.

Husnudzon Kepada Allah Dalam Masalah Rizki

Pengajian Syeikh Abul Wahab Asy-Sya’rani

Di antara akhlak mereka adalah tidak merisaukan masalah rizki dan tetap berbesar hati meskipun tidak memiliki uang sepeser pun. Mereka tidak suka menyimpan makanan untuk hari esok.

Apabila ada di antara mereka menyimpan makanan untuk besok, atau satu minggu, atau satu bulan atau sesuatu yang lain maka yang demikian itu atas nama keluarga bukan atas nama diri sendiri untuk menenangkan kegundahan yang barangkali terdapat didalam hati salah satu keluarga.

Best Verizon Cell Phone Deals and Plans | Thanks to CD Rates, Reverse Phone Lookup and Registry Software