Archive for December, 2009

Keluarkan Dunia dari Hatimu

Mengikuti Pengajian Syeikh Abdul Qadir al-Jilany

Ada yang bertanya, bagaimana caranya saya agar bisa mengeluarkan dunia dari hati saya? Caranya? lihatlah bagaimana mondar-mandirnya, problematisnya dunia melalui para pecinta dunia dan generasi duniawi, bagaimana dunia membuat mereka terpedaya dan terekayasa, membuat mereka alpa dan menyeret mereka di belakang dunia, hingga dunia menumpuk di punggung mereka, memamerkan keajaibannya, dan kemewahannya.

Diantara mereka ada yang gembira, menikmati fasilitas dunia, hidupnya penuh dengan kecukupan dan banyak orang yang menghambakan pada dunia. Dan pundit-pundi dunia seperti sesuatu yang terikat di atas leher dan kepala mereka, tiba-tiba runtuh, hancur dan luluh lantah seketika. Dunia hanya terkekeh-kekeh menertawai mereka, sedangkan Iblis ada di sisinya tertawa bersama-sama dengan dunia.

Perbedaan antara Islam dengan Sunni dan Shiah ( untuk difikirkan )

Untuk Anda-anda  yang masih takut dengan ’shariah Islam’, mungkin uraiansingkat ini bisa dijadikan rujukkan / referensi untuk membedakan sistem Islam dengan Sunni ataupun Shiah.

Apakah Perbedaan Antara Islam dan Sunni atau Shi’ah?

Jika anda ingin mengetahui beberapa perbedaan besar antara Islam (sistem yang tidak diketahui dan tidak diterapkan), dengan Sunni atau Shi’ah (yang sangat populer bagi 1.2 milyar orang), maka lihatlah beberapa hal berikut:

1. Dalam Islam, syarat untuk menjadi seorang Muslim hanyalah dengan menerima dan hidup berdasarkan `Jalan Yang Lurus’ (6:151- 153), Vs. paham 5-Rukun yang dianut Sunni dan Shi’ah yang diambil dari buku-buku yang tidak pernah disahkan ?

2. Dalam Islam, menghapuskan Perbudakan diajarkan sebagai tindakan yang terpuji (90:13-14), Vs. ajaran Sunni dan Shi’ah yang mendukung perbudakan di bawah panji perang?

Keikhlasan dan Kejujuran

Bismillaahirrahmaanirrahhim.
Segala puji hanya bagi Allah. Dalam salam semoga terlimpah kepada hamba-hamba-Nya yang dipilih. Syeikh al-Imam Abul Qasim al-Junaid – semoga Allah menyucikan ruhnya dan menerangi kuburnya – berkata:

Semoga Allah memberikan kecintaan kepadamu melalui kedekatan-Nya, dan memperbaharui di setiap saat kepadamu dalam kebajikan-Nya. Semoga Dia menutupimu dalam lindungan sayap rahmat-Nya. Dan menempatkan dirimu di sisi-Nya yang dihuni oleh ruh-ruhnya kalangan khusus-Nya, mereka yang dilimpahi lewat keluasaan-Nya. Mereka tidak disusul penghubung, tidak dipotong pemotong, dan tidak direpotkan penyibuk. Shalawat dan salam Allah semoga terlimpah kepada Nabi-Nya, seluruh keluarganya dan sahabat-sahabatnya.

Jawaban Terhadap Orang yang Menyudutkan Kaum Sufi

Syekh Abu Nashr as Sarraj rahimahullah berkata: “Tak ada perselisihan di kalangan para imam, bahwa Allah swt. telah menyebutkan dalam Kitab suci Nya tentang orang orang jujur, baik laki-laki maupun perempuan (ash-Shadiqin dan ash-Shadiqat),

- orang-orang yang merendah di hadapan Allah (al-Qanitin dan al-Qanitat), orang-orang yang khusyu’ (al-Khasyi’in), orang-orang yang sangat yakin (al-Muqinin), orang-orang yang ikhlas (al-Mukhlishin), orang-orang yang berbuat baik (al-Muhsinin), orang-orang yang takut akan siksa Allah (al-Kha’ifin), orang-orang yang berharap rahmat Allah (ar-Rajin), orang-orang yang takut (al-Wajilin), orang yang tekun beribadah (al-’Abidin),

- para pengembara (as-Saihin), orang-orang yang bersabar (ash-Shabirin), orang-orang yang ridha (ar-Radhin), orang-orang yang bertawakal (al-Mutawakkilin), orang-orang yang tawadhu’ (al-Mukhbitin), para kekasih Allah (al-Auliya), orang-orang yang bertakwa (al-Muttaqin), orang-orang pilihan (al-Mushthafin dan al-Mujtabin), orang-orang baik (al-Abrar) dan orang-orang yang dekat dengan Allah (al-Muqarrabin).

Allah telah menyebutkan tentang orang-orang yang sanggup “menyaksikan” (musyahadah), sebagaimana Dia firmankan dalam al Qur’an:

JALAN MEMPERBAIKI ADAB

Bermula segala adab itu tersimpan atas lima perkara;

* Pertama, memeliharakan “Hurmati Al-Ilahi” dengan menjunjung segala pensuruhnya dan menjauh segala tegahnya; yakni menjaga dan memuliakan “Penghormatan Ketuhanan” dengan melaksanakan segala apa yang telah difardukan di samping meningkatkan amalan yang disukai(yang sunat) oleh Allah dalam setiap sudut kehidupan. Hurmati Al-Ilahi(Penghormatan Ketuhanan) ini juga adalah dengan menjauhkan diri dari terjerumus ke dalam apa jua bentuk penderhakaan dan laranganNya.

o Kemuliaan Syariat hendaklah dipelihara dengan melaksanakan apa yang difardukan dan yang digalakkan oleh syarak di samping menjauhkan apa yang yang dilarang dan yang tidak digalakkan.

o Kemuliaan Thoriqat pula dipelihara dengan mengikut jejak langkah jalan-jalan Rasul, Nabi, Aulia Allah dan Ulama yang Warisatul Ambiya.
o Kemuliaan Hakikat pula hendaklah dipelihara dengan penyempurnaan kebersihan hati dari Hak Hukum Ketuhanan.

Best Verizon Cell Phone Deals and Plans | Thanks to CD Rates, Reverse Phone Lookup and Registry Software