Archive for November, 2009

Etika Penempuh Jalan Allah

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Maha Pemurah.
Abul Oasim al-Junaid — rahimahallah — ditanya tentang etika penempuh jalan Allah Azza wa jalla, maka al-Junaid menjawab, “Hendaknya engkau ridha terhadap Allah Azza wa Jalla dalam seluruh tingkah laku ruhani, dan hendaknya engkau tidak meminta kepada siapa pun kecuali kepada Allah Ta’ala.” Beliau juga ditanya tentang intuisi kebaikan, apakah intuisi itu hanya satu atau banyak?

Al-Junaid menjawab, “Kadang-kadang bisikan (intuisi) yang mengajak pada kepatuhan itu terdiri dari tiga arah:

1. Bisikan yang dibangkitkan oleh intuisi syetan;

2. Bisikan nafsu yang dibangkitkan intuisi syahwat dan peringanan beban; dan

3. Bisikan Rabbany yang dibangkitkan oleh intuisi taufik.

Dialog Rasulullah dengan Iblis

Segala puji hanya milik Tuhan semesta alam. Shalawat dan salam sejahtera semoga senantiasa dilimpahkan kepada seorang Nabi yang Ummi, Muhammad saw., dan kepada keluarganya yang bersih serta seluruh sahabatnya yang mulia.

Diriwayatkan dari Mu’adz bin Jabal r.a., dari Ibnu Abbas r.a. yang berkisah: Kami bersama Rasulullah saw. di rumah salah seorang sahabat Anshar, dimana saat itu kami di tengah-tengah jamaah. Lalu ada suara orang memanggil dari luar, “Wahai para penghuni rumah, apakah kalian mengizinkanku masuk, sementara kalian butuh kepadaku.” Rasulullah bertanya kepada para jamaah, “Apakah kalian tahu, siapa yang memanggil dari luar itu?”

Mereka menjawab, “Tentu Allah dan Rasul Nya lebih tahu.”  Lalu Rasulullah saw. menjelaskan, “Ini adalah iblis yang terkutuk semoga Allah senantiasa melaknatnya.”

Kemudian Umar r.a. meminta izin kepada Rasulullah sembari berkata, “Ya Rasulullah, apakah engkau mengizinkanku untuk membunuhnya?”

Tanya dan diJawab

Assalammu’alaikum Wr. Wb.

Tanya?

1. Apakah padang Mahsar itu sekarang sudah ada ?

2. Rasulullah bersabda “sesungguhnya tidak akan masuk surga orang yang ada dalam hatinya kesombongan meski hanya sebesar biji zarroh” . Sebesar apa biji zarroh itu ?

3. Apa saja yang bisa dikategorikan sombong ? Bagaimana bedanya antara sombong besar dan sombong kecil itu ?

4. Bagaimana cara tobat yang sebenarnya ? Apakah hanya dengan menyesali perbuatannya saja ?

Bahaya Ghibah (bergunjing)

Pengajian Syeikh Abdul Wahab Asy-Sya’rani, Di antara akhlak mereka adalah menutup pintu bicara tentang keburukan orang lain (ghibah) agar majelis mereka.tidak menjadi suatu majelis dosa.

Saudaraku Syaikh Afdhaluddin pernah berkata: “Aku memperbanyak amal shalih agar bersamaku ada amal shalih kelak di hari kiamat.” Saya pernah bertanya kepada Syaikh Ali al-Khawwash agar membuat perjanjian tidak melakukan ghibah di majlisnya terhadap seseorang. Akan tetapi ia mengatakan bahwa membuat perjanjian seperti itu adalah adab yang tidak baik terhadap Allah dan juga terhadap manusia.

Sebab melakukan perbuatan dan perkataan yang muncul dari murid adalah milik Allah. Maka bagaimana mungkin membuat perjanjian dengan seseorang dengan sesuatu yang tidak ia miliki, melainkan Allah menciptakan itu semua apa pun keadaannya.

Best Verizon Cell Phone Deals and Plans | Thanks to CD Rates, Reverse Phone Lookup and Registry Software