Archive for September, 2009

Tidak Dengki Sesama Kaum Muslimin

Di antara akhlak mereka adalah tidak iri dan dengki terhadap salah seorang Muslim dan memberi bimbingan kepada semua Muslim dengan jalan yang diajarkan syari’ah.

Oleh sebab itu mereka mendapat simpati manusia. Seandainya mereka dengki terhadap seseorang atau curang, tentu mereka tidak disegani dan para pemuka tidak menyambut mereka. Jika Anda, wahai saudaraku, ingin menjadi demikian, maka tempuhlah jalan mereka dengan tulus ikhlas.

Syeikh Ali Al-Khawwash pernah berkata: “Barang siapa mengikhlaskan amal perbuatannya untuk Allah (SWT) maka Allah menjadikan hati orang-orang beriman dengan tulus mencintainya.

Sedangkan orang yang tidak ikhlas dalam menjalankan agamanya maka Allah akan menyampaikan isi batinnya kepada sebagian hamba pilihan-Nya sehingga tidak seorang pun di antara mereka hatinya tulus kepadanya dalam mencintainya.”

Cintai Sesama Muslim

Di antara akhlak mereka adalah sangat berbelas kasih kepada muslim, baik yang taat maupun yang melakukan maksiat, juga terhadap binatang sekalipun. Mereka juga berupaya menanggulangi kekurangan agama seseorang.

Yang demikian itu merupakan salah satu akhlak mereka yang paling mulia. Orang yang demikian itu karena hatinya dicerahkan oleh Allah. Mereka lebih mencintai orang lain dari pada diri mereka sendiri, mencontoh Rasulullah saw.

Abdullah bin Umar (ra) berkata: “Nilai rumah lebih mahal apabila tetangganya berwajah ramah dan berbudi bahasa manis.” Abu Muslim al-Khaulani adalah salah seorang yang sangat berbudi lembut dan berbelas kasih, sehingga kemungkinan ia lewat di depan orang orang tetapi ia tidak memberi salam, karena ia khawatir mereka mengejeknya dan tidak menjawab salamnya, lalu mereka berdosa karenanya.

Etika Penempuh Jalan Allah

Syeikh Junaid al-Baghdadi

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Maha Pemurah.

Abul Oasim al-Junaid — rahimahallah — ditanya tentang etika penempuh jalan Allah Azza wa jalla, maka al-Junaid menjawab, “Hendaknya engkau ridha terhadap Allah Azza wa Jalla dalam seluruh tingkah laku ruhani, dan hendaknya engkau tidak meminta kepada siapa pun kecuali kepada Allah Ta’ala.”

Beliau juga ditanya tentang intuisi kebaikan, apakah intuisi itu hanya satu atau banyak? Al-Junaid menjawab, “Kadang-kadang bisikan (intuisi) yang mengajak pada kepatuhan itu terdiri dari tiga arah:

1. Bisikan yang dibangkitkan oleh intuisi syetan;

2. Bisikan nafsu yang dibangkitkan intuisi syahwat dan peringanan beban; dan

3. Bisikan Rabbany yang dibangkitkan oleh intuisi taufik.

Bersabar Terhadap Orang yang Berprilaku Buruk

Di antara akhlak mereka adalah berperilaku baik terhadap orang yang bertabiat keras sebagai pengamalan sabda Nabi (SAW) agar memperlakukan manusia dengan budi pekerti yang baik.

Amirul Mu’minin Umar bin Khattab (ra) berkata: “Sesungguhnya manusia benar benar padanya ada sembilan akhlak yang baik dan satu yang buruk lalu yang satu ini mengalahkan yang sembilan. Maka takutlah keterpelesetan lisan.”

Basyar bin Umar berkata: “Bagi orang yang buruk perangainya, tidak ada yang lain kecuali digauli.”

Wahab bin Munabbih berkata: “Perumpamaan orang yang buruk perangai adalah seperti guci pecah, tidak berguna dan tidak dapat dijadikan tanah.”

Bicaralah yang Baik

Pengajian Syeikh Abdul Wahab Asy-Sya’rani

Di antara akhlak mereka adalah banyak lapar dan tidak sampai kenyang bilamana makan, yang demikian itu untuk memperbanyak diam dan mengurangi bicara dan kelebihan canda mereka, seperti halnya para Ulama yang mengamalkan agama. Sebab orang yang tentang hal hal yang tidak bermakna.

Muhammad Rahibi berkata: “Barang siapa memasukkan makanan lebih dari yang dibutuhkan maka lisannya mengeluarkan bicara yang tidak dibutuhkan pula.”

Sufyan ats Tsauri berkata: “Melempar orang dengan panah lebih ringan dari pada dengan lisan (kata kata).”

Imam Syafi’i (ra) berkata: “Kata kata itu ibarat panah bilamana keluar dari kamu maka ia menguasai kamu.”

Best Verizon Cell Phone Deals and Plans | Thanks to CD Rates, Reverse Phone Lookup and Registry Software